Yuk Kenali 3 Bahan Tambang Organik yang Ada di Sekitar Kita

Auto Draft

Sudah banyak tersiar kabar-kabar di luar sana yang mengakui bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya sumber daya alamnya. Dalam pemanfaatannya, beberapa di antaranya diambil melalui usaha pertambangan dan dikenal sebagai bahan tambang.

Bahan hasil pertambangan berasal dari bawah permukaan bumi yang cukup dalam. Untuk mendapatkannya memerlukan tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu yang terkait, peralatan tambang yang kompleks mulai dari ringan hingga berat, dan serangkaian tahapan rumit yang saling berkorelasi.

Lihat Juga : Yuk Ketahui Perusahaan Pertambangan Indonesia di Bidang Nikel

Jenis Hasil Pertambangan

Bahan hasil pertambangan merupakan sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui. Jenis bahan tambang yang dimaksud antara lain bahan pertambangan berjenis organik (nonlogam), logam, dan industri.

Salah satu bahan tambang yang akan kita bahas di sini adalah bahan tambang organik. Bahan pertambangan ini berasal dari sisa jasad makhluk hidup yang telah lama mati dan tertimbun sejak ribuan hingga jutaan tahun lalu.

Auto Draft

Contoh Bahan Tambang Organik

Batu Bara 

Bentuknya padat dan berasal dari fosil tumbuhan. Batu bara biasa dimanfaatkan untuk sumber energi listrik (PLTU), bahan pembuat semen, pupuk, tekstil, dan bahan bakar untuk memasak (arang).

Menurut esdm.go.id, cadangan batu bara Indonesia di tahun 2021 cukuplah banyak, yaitu sekitar 38,84 miliar ton. Beberapa wilayah di Indonesia yang diketahui menjadi tempat penghasil batu bara, antara lain Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua.

Minyak Bumi 

Biasa disebut minyak mentah. Seperti minyak yang biasa kita temui, minyak bumi ini berbentuk cair dan biasanya terakumulasi jauh di bawah permukaan tanah bersama dengan gas alam.

Minyak bumi diolah untuk menghasilkan bahan bakar untuk mesin kendaraan. Selain itu, beberapa benda hasil pengolahan minyak bumi antara lain, minyak tanah, oli, elpiji (LPG), aspal, dan pupuk.

Dilansir dari CNBC Indonesia, informasi untuk cadangan minyak bumi di Indonesia tahun 2021 ada sekitar 2,36 miliar barrel. Jumlah ini memungkinkan minyak bumi dapat dimanfaatkan hingga kurang lebih 9 tahun ke depan sebelum habis.

Beberapa daerah penghasil minyak bumi di Indonesia antara lain Riau, Kalimantan Timur, Laut Jawa, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, dan Papua Barat.

Gas alam

Berasal dari fosil makhluk hidup yang karena pengaruh temperatur disekitarnya membuat bentuknya menjadi gas. Gas alam biasa diolah dan dimanfaatkan untuk bahan bakar kendaraan seperti truk dan kereta api; bahan bakar untuk memasak di rumah-rumah; dan pupuk

Masih dikutip dari sumber yang sama, cadangan gas alam di Indonesia di tahun 2021 masih ada sekitar 42,93 triliun kaki kubik. Kondisi ini memungkinkan untuk dimanfaatkan hingga 19 sampai 20 tahun ke depan sebelum habis.

Dilansir dari CNN Indonesia, Gas alam yang mampu ditambang di Indonesia merupakan gas alam yang memiliki jumlah volume terbanyak ketiga se-Asia Pasifik. Beberapa wilayah di Indonesia yang diketahui sebagai tempat penghasil gas alam, antara lain Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Jambi, Kepulauan Riau, Papua Barat, Jawa Barat.

Lihat Lainnya : Perusahaan Tambang Nikel di Pulau Sulawesi

Itulah beberapa bahan tambang yang berjenis organik yang ada di sekitar kita. Namun cukup disayangkan dibalik jumlahnya yang masih dikatakan cukup berlimpah, bahan pertambangan ini 

merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui sehingga perlu penghematan dalam pemanfaatannya.

About the Author: Grand